
PARA pesaing Apple diperkirakan tidak akan kesulitan meniru desain dan arsitektur iPad. Meski demikian, pesaing Apple dinilai sulit menandingi keseimbangan ideal prosesor A4.
Keberhasilan Apple Inc menjual 1 juta unit iPad dalam waktu 28 hari akan mendorong pesaing merilis produk serupa. Firma riset iSuppli Corp menyatakan, pesaing tidak hanya akan meniru desain iPad, tetapi juga arsitektur sirkuit-sirkuitnya.
"Siapa pun yang ingin bersaing dengan Apple harus mempertimbangkan desain unik dan fungsionalitas iPad," ujar President & Chief Executive Officer iSuppli Corp Derek Lidow. iSuppli menilai, sejak kehadiran perdana iPod generasi pertama pada 2001, Apple memang menjadi trendsetter. Penyebabnya, produk yang dirilis Apple selalu sukses di pasar sehingga para pesaing ingin turut merasakan pula sukses tersebut.
Di samping iPod, produk Apple yang memiliki banyak pengikut adalah iPhone. Sejak iPhone hadir, para pesaing Apple pun berlomba merilis smartphone yang memiliki desain mirip dengan iPhone. Pada kasus iPad, peniru diperkirakan tidak kalah banyak daripada iPhone. Alasannya, iPad ternyata jauh lebih laris daripada iPhone.Apple mengungkapkan, iPhone perlu waktu 74 hari untuk meraih angka penjualan 1 juta unit. Sedangkan iPad, Apple menegaskan, hanya perlu waktu kurang dari setengah waktu yang dibutuhkan iPhone.
"Permintaan terus meningkat melampaui suplai. Kami pun harus bekerja keras untuk mengirimkan iPad ke tangan lebih banyak pelanggan," ungkap Chief Executive Officer Apple Inc Steve Jobs.
iSuppli berpendapat, iPad sukses karena Apple membangun komputer Macintosh tablet tersebut dengan desain yang revolusioner. iSuppli menjelaskan, selama ini produk elektronik selalu didesain dengan cara yang sama.
Desain tersebut menempuh pendekatan yang berorientasi motherboard-centric, dengan mengutamakan sirkuit dan semikonduktor, dan baru kemudian membungkus komponen-komponen tersebut dengan user-interface (UI) seperti keyboard dan display.
"Pada iPad, Apple memang masih menanam motherboard tradisional. Tetapi, iPad tidak didesain dengan pendekatan motherboard-centric. Pada iPad, Apple lebih memilih pendekatan yang berfokus pada UI," tutur Lidow. Dalam membangun iPad, iSuppli memaparkan, Apple mengawali langkah dengan lebih dulu mendesain layar. Setelah itu, Apple mulai merancang layar sentuh dan baterai. Ketika semua beres, baru kemudian Apple menyentuh desain dan arsitektur semikonduktor serta memikirkan letak komponen-komponen tersebut.
Karena Apple lebih mengutamakan UI daripada motherboard, maka iPad pun menjadi lebih fungsional daripada produk-produk elektronik yang berdesain motherboard-centric. Firma riset Gartner Inc bahkan menilai, keragaman fungsi dan kemudahan operasi merupakan idaman konsumen pada saat ini.
"Produsen tidak bisa lagi menawarkan fitur komputasi tradisional seperti prosesor berkecepatan tinggi. iPad adalah satu produk yang akan mengubah total ekosistem industri PC (personal computer)," ujar Principal Analyst Gartner Inc Ranjit Atwal.
Berkat kejelian Apple dalam membaca kebutuhan konsumen, iSuppli memperkirakan, sukses iPad tidak hanya akan terjadi pada awal kehadirannya di pasar, melainkan hingga beberapa tahun mendatang. iSuppli meyakini, volume penjualan global iPad akan menembus angka 7,1 juta unit dan melambung lagi menjadi 20,1 juta unit pada 2012.
"Kunci sukses iPad adalah layar sentuh.Dengan teknologi layar sentuh multi-touch, iPad menjadi sangat mudah digunakan, baik oleh anak berusia dua tahun maupun oleh orang tua yang sudah berusia 92 tahun," tandas Director Monitor Research iSuppli Corp Rhoda Alexander. iSuppli mengungkapkan, para raksasa teknologi informasi yang bernafsu menandingi iPad antara lain produsen PC terbesar di dunia Hewlett-Packard (HP) Co, produsen software terbesar di dunia Microsoft Corp, dan perusahaan media internet terbesar di dunia Google Inc. Para pesaing Apple itu hingga saat ini memang belum mengungkap rencana mereka untuk membangun penantang iPad. Meski demikian, iSuppli mencermati bahwa para produsen tersebut saat ini sudah siap melancarkan gempuran besar-besaran.
Contoh paling mencolok adalah HP. Setelah Apple merilis iPad, HP pun mengakuisisi Palm Inc senilai USD1,2 miliar. HP dinilai mengakuisisi Palm karena bernafsu menguasai sistem operasi webOS, yang dibangun Palm untuk menjalankan smartphone. Tetapi di tangan HP, webOS diperkirakan tidak akan ditanam pada smartphone. Sebaliknya, HP akan menanam webOS ke dalam PC tablet produksi HP. Bagi HP, PC tablet memang bukan produk baru. Tetapi, PC-PC tablet HP tidak sukses di pasar karena mengandalkan sistem operasi produksi Microsoft. Di pasar, webOS dinilai sebagai satu-satunya sistem operasi yang sanggup menandingi sistem operasi Apple, yang ditanam pada iPad. Karena itu, tidak mengherankan jika HP diperkirakan segera merilis penantang iPad setelah mengakuisisi webOS, dengan membeli Palm.
"Sistem operasi inovatif Palm merupakan platform ideal untuk menciptakan pengalaman unik HP di berbagai gadget," ujar Executive Vice President Personal Systems Group Hewlett-Packard Co Todd Bradley.
Namun demikian, iSuppli menilai, pesaing tidak akan mudah menjiplak mentah-mentah desain iPad. Sebab, iPad dipersenjatai prosesor yang sangat unik, yaitu prosesor A4 yang didesain PA Semi Inc. iPad menguasai dukungan eksklusif prosesor A4 karena Apple mengakuisisi PA Semi pada 2008 senilai USD278 juta. Dengan dukungan prosesor A4, iPad menjadi sulit ditandingi. Sebab, prosesor A4 mampu menyajikan keseimbangan tenaga komputasi dan konsumsi energi. Di pasar, iSuppli berpendapat,saat ini belum ada prosesor yang mampu menyajikan keseimbangan seperti A4.
Akibatnya, pesaing pun harus menggunakan prosesor netbook ataupun prosesor smartphone untuk membangun PC tablet sekelas iPad.Tetapi risikonya,prosesor netbook terlalu boros energi, sedangkan prosesor smartphone memiliki tenaga komputasi terlalu rendah.
sumber : http://techno.okezone.com/read/2010/05/19/57/334307/pesaing-ramai-ramai-mengekor-pendekatan-ipad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar